Menghargai Tradisi: Kegiatan Ibadah di Ponpes UII selama Ramadhan
Menghargai Tradisi: Kegiatan Ibadah di Ponpes UII Selama Ramadhan
Ponpes Universitas Islam Indonesia (UII) dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan. Selama bulan Ramadhan, kegiatan ibadah di Ponpes UII menjadi sorotan menarik karena pelaksanaan tradisi yang kaya akan makna spiritual dan sosial. Kegiatan ini melibatkan santri, dosen, dan masyarakat sekitar, menciptakan suasana kekeluargaan yang khas.
### 1. Ibadah Shalat Tarawih
Salah satu tradisi utama selama Ramadhan di Ponpes UII adalah pelaksanaan shalat Tarawih. Setiap malam, setelah shalat Isya, santri berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat sunnah ini. Dengan menghidupkan malam Ramadhan, shalat Tarawih menjadi medium penguatan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Biasanya, shalat ini diimami oleh beberapa ustaz yang memiliki suara merdu dan bacaan Al-Qur’an yang baik, membuat suasana semakin khusyuk. Di setiap rakaat, para santri diajak untuk menghayati nilai-nilai dalam Al-Qur’an, memberi makna mendalam pada setiap gerakan dan doa.
### 2. Pembacaan Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an adalah aktivitas yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Di Ponpes UII, terdapat program khusus untuk khatam Al-Qur’an. Setiap santri ditargetkan untuk menyelesaikan bacaan mereka setiap bulan. Untuk mendukung kegiatan ini, difasilitasi dengan pembelajaran mengaji di malam hari, di mana para pengajar membantu santri memahami tafsir dan tajwid. Selain itu, diadakan kompetisi tilawah untuk mendorong santri agar lebih semangat dalam membaca Al-Qur’an dan menghargai keindahan bahasa Arab.
### 3. Pengajian Bulanan
Di tengah kesibukan Ramadhan, Ponpes UII juga mengadakan pengajian bulanan yang rutin diselenggarakan. Pengajian ini menjadi wadah bagi santri dan masyarakat untuk mendalami ilmu agama. Ustaz dan cendekiawan berbagi pengetahuan tentang berbagai tema, dari fiqh Ramadhan hingga panduan mengisi waktu dengan aktivitas positif selama bulan suci. Ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk bertanya dan mendalami setiap tema yang dibahas.
### 4. Ifthar Bersama
Tradisi ifthar atau berbuka puasa bersama menjadi agenda penting. Setiap hari, ponpes menyediakan makanan untuk berbuka bagi santri dan pengunjung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berbagi makanan, tetapi juga menggembirakan hati setiap individu yang terlibat. Melalui ifthar bersama, tali silaturahmi menjadi lebih erat. Kegiatan ini memupuk rasa kebersamaan dan saling peduli di antara semua anggota ponpes.
### 5. Kegiatan Sosial
Menghargai tradisi selama Ramadhan di Ponpes UII juga tercermin dari kegiatan sosial yang digalakkan. Santri diajak untuk berpartisipasi dalam pembagian zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini seringkali berupa pengumpulan donasi untuk disalurkan kepada panti asuhan, keluarga kurang mampu, dan dhuafa di sekitar lingkungan ponpes. Dengan berbuat baik kepada orang lain, santri tidak hanya membentuk karakter yang peduli, tetapi juga menjalankan ajaran Islam tentang kepedulian sosial.
### 6. Kajian Sejarah Ramadhan
Selama bulan Ramadhan, Ponpes UII juga mengadakan kajian mengenai sejarah Ramadhan dan peristiwa penting yang terjadi selama bulan suci ini. Misalnya, kajian tentang Perang Badar dan momen-momen penting dalam sejarah Islam lainnya. Ini bertujuan agar santri memahami makna dan konteks dari puasa yang mereka jalani, serta menghargai tradisi. Melalui kajian ini, dijelaskan pula bagaimana Ramadhan dapat meningkatkan ketakwaan dan kualitas individu sebagai Muslim.
### 7. Lomba Kreativitas Santri
Seni dan kreatifitas juga tidak ditinggalkan selama bulan suci. Ponpes UII menyelenggarakan lomba kreativitas untuk santri dalam berbagai bentuk, mulai dari kaligrafi, puisi islami, hingga karya seni lainnya. Kegiatan ini mendorong santri untuk mengekspresikan diri mereka dengan cara yang positif. Kompetisi ini juga menjadi wadah untuk mengasah bakat dan minat, serta meningkatkan percaya diri para santri.
### 8. Pemberian Tali Asih
Sebagai bentuk penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan selama Ramadhan, Ponpes UII memberikan tali asih. Tali asih ini biasanya berupa paket sembako dan bingkisan lebaran yang dibagikan kepada santri dan keluarga mereka. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan kepedulian lembaga terhadap kesejahteraan santri serta memberikan kebahagiaan menjelang hari raya.
### 9. Doa Bersama
Doktrin spiritual dalam Islam mendorong kepada umat untuk senantiasa berdoa, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Ponpes UII mengadakan doa bersama setiap malam setelah shalat Tarawih. Dalam doa ini, setiap individu diajak untuk mendoakan keselamatan, kesuksesan, serta kebahagiaan bagi santri, keluarga, dan juga untuk umat Islam di seluruh dunia. Kegiatan ini menumbuhkan rasa optimisme dan komunitas yang kuat di antara santri.
### 10. Penutupan Kegiatan Ramadhan
Di akhir bulan Ramadhan, Ponpes UII menyelenggarakan acara penutupan yang dihadiri oleh seluruh santri dan pengurus ponpes. Kegiatan ini termasuk tausiyah dari para ustaz, sharing pengalaman Ramadhan, dan seremonial khutbah yang menguatkan semangat. Santri saling mendoakan agar dapat menjaga hasil positif dari pelaksanaan ibadah selama Ramadhan dan membawa semangat tersebut ke bulan-bulan berikutnya.
Menghargai tradisi yang telah dibangun di Ponpes UII selama Ramadhan bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang meningkatkan kualitas diri. Melalui berbagai aktivitas ibadah ini, santri belajar untuk lebih menghargai nilai-nilai keislaman dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang diinternalisasi selama bulan suci ini diharapkan terus berlanjut bahkan setelah Ramadhan berakhir.
